Minggu, 01 Juli 2012

Diposting oleh : Ermawati Darmika (Palopo, Sulawesi Selatan)


: Posted on Minggu, 01 Juli 2012 - 23.01

Asam Urat (Artritis Gout)
Banyak orang yang sudah berusia lanjut seringkali mengeluh dengan sakit asam uratnya. Bagi orang yang bukan penderita asam urat menjadi bertanya-tanya, sehebat apakah sakit yang mereka rasakan saat penyakit asam urat itu kambuh. Bahkan untuk menginjakan kaki keatas lantai pun mereka merasakan sakit yang luar biasa. Kalau penyakit itu sudah menyerang, tidak ada yang bisa dilakukan selain rebah di tempat tidur dengan rasa sakit yang terasa di seluruh tubuh. Pasti sangat menyiksa.

Lalu apa penyakit asam urat itu? Apa penyebabnya? Setelah membaca beberapa literatur tentang kesehatan, saya membuat rangkumannya. Semula ini saya lakukan untuk diri saya sendiri. Khawatir suatu saat akan diserang penyakit itu. Tapi tidak ada salahnya jika saya bagi juga disini pada pembaca blog ini.

Penyakit asam urat punya nama lain, yaitu Artritis Gout. Orang lebih suka menyebut Gout saja. Sebutan ini berasal dari bahasa latin, Gutta. Kurang lebih berarti tetes atau tetesan. Asam urat ternyata termasuk sebagai salah satu penyakit paling tua yang pernah dikenal manusia. Orang sudah mengetahuinya sejak 2.000 tahun yang lalu. Ini wajar karena semua orang memiliki asam urat dalam tubuhnya. Saat produksi asam urat dalam tubuh mulai berlebihan, ini yang jadi masalah. Dari sini timbulnya penyakit itu.

Gejala umum yang ditimbulkan oleh penyakit asam urat adalah serangan rasa nyeri pada bagian persendian. Ini disebabkan karena jumlah asam urat dalam darah sudah sedemikian banyaknya sehingga mengakibatkan pengkristalan. Pengkristalan ini sering terjadi pada daerah sendi yang biasanya memiliki pembuluh darah kapiler. Jika sendi-sendi itu digerakan akan menyebabkan pergesekan antara kristal tersebut dengan dinding pembuluh darah. Ini yang mengakibatkan rasa nyeri yang dialami oleh penderita asam urat.

Penyakit asam urat biasanya menyerang orang yang sudah dewasa, khususnya yang sudah berumur diatas 40 tahun. Tapi sering juga ditemukan penyakit ini sudah diderita oleh orang-orang yang baru berusia 30an tahun. Sebenarnya penyebab penyakit ini belum bisa dipastikan secara medis. Tapi banyak orang, termasuk para pakar medis, meyakini bahwa produksi asam urat dalam tubuh menjadi berlebihan karena kebiasaan mengkonsumsi daging atau seafood yang terlalu banyak. Disamping itu, kacang-kacangan, melinjo, coklat, dan beberapa jenis minuman juga turut menjadi biang keladi meningkatnya produksi asam urat dalam tubuh kita. Jadi, cara mencegah timbulnya penyakit ini yaitu mengurangi konsumsi makanan dan minuman tersebut. Artinya hanya dikonsumsi dalam batas kewajaran.

Ada beberapa cara untuk mengobati penyakit asam urat ini. Cara yang sering digunakan tentu saja memeriksakan diri pada dokter. Kita akan diberikan therapy yang sesuai dan obat. Tapi banyak juga yang menggunakan cara tradisional. Seperti kita ketahui, penyakit asam urat sudah dikenal orang sejak lama. Bukan penyakit baru, dan tentu saja orang-orang jaman dulu sudah punya cara untuk mengobatinya. Dari sini pengobatan tradisional untuk penyakit ini bisa dibuktikan keampuhannya.

Salah satu tanaman yang berkhasiat sebagai obat untuk menggempur asam urat adalah Saliguri (Minang), Sadagori (Jawa Barat), Sosapu (Manado) dan Digo (Ternate). Tanaman semak liar ini dapat mencapai ketinggian 1 meter dan mempunyai bunga berwarna kuning dengan diameter ±1 cm. Akarnya bewarna putih dan sangat kuat (liat) sehingga oleh orang-orang di pedesaan sering digunakan sebagai sapu halaman.

Saliguri biasanya digunakan sebagai anti rematik seperti yang dimuat didalam A Dictionary of the Economic Product of the Malay Peninsula dan Medicinal Plants of the Philipinnes yang mengatakan akar saliguri telah digunakan oleh masyarakat Hindu sebagai anti rematik. Dari penelitian lain, saliguri dapat menghambat terbentuknya asam urat didalam tubuh dengan menekan terbentuknya enzym xanthin oxidase, yang berfungsi merombak purin menjadi asam urat. Menurut Hembing Wijaya Kusuma jika direbus dengan buah mahkota dewa dapat berfungsi untuk menurunkan kolesterol darah.

Dari pengalaman penulis, mengkosumsi rebusan tanaman ini (daun, batang dan akar dirajang dan dikeringkan) setelah 3 hari minum (pagi & sore) sudah terasa kasiatnya. Dan sebagai preventif cukup diminum 1 hari sekali dengan tetap menjaga makanan.

Saat ini sudah banyak perusahaan farmasi yang mengeluarkan produk sebagai penggempur asam urat, dengan berbagai bentuk dan merek dalam bentuk kantong atau diseduh seperti layaknya minum teh juga terdapat dalam bentuk yang sudah diekstrak dan dikemas dalam kapsul. Pilihannya banyak jadi terserah selera, mau yang siap saji tersedia di toko obat atau yang gratis juga ada, tinggal dipanen dari halaman sendiri atau yang diminta dari tetangga.

Share this article :
Artikel kesehatan terkait :

Copyright © 2013. Medical Line | Template by Full Blog Design | Proudly powered by Blogger
Medical Line